<h1>Deskripsi:</h1> <p>Beredar unggahan di media sosial Instagram berupa informasi sebanyak 1900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) di pusat maupun daerah terindikasi terlibat transaksi judi <i>online</i>, setara dengan 70 persen total pegawai dengan <i>cover</i> unggahan berita menggunakan foto Menteri Sosial dan Gedung Kementerian Sosial.</p> <h1>Penjelasan:</h1> <p>Faktanya, informasi tersebut adalah tidak benar. Kementerian Sosial melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat Devi Deliani mengklarifikasi bahwa setelah dilakukan pengecekan, unggahan tersebut berisi informasi yang salah atau menyesatkan. Informasi yang benar adalah lebih dari 70 persen yang dimaksud merujuk pada pegawai yang sebelumnya terindikasi berdasarkan Laporan Hasil Analisis PPATK, lalu mengakui pernah terlibat judi <i>online</i> saat klarifikasi. Persentase ini tidak merujuk pada seluruh pegawai Kemensos. Kemensos masih melakukan pendalaman dan verifikasi alur transaksi, termasuk menelusuri kemungkinan penyalahgunaan dana kedinasan oleh oknum pegawai.</p> <h1>Link Counter:</h1> <p>Klarifikasi Langsung dari Kementerian Sosial melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat Devi Deliani dengan Surat Nomor 529/1.6/HM/9/2026</p>
[HOAKS] 70 Persen Pegawai Kemensos Terlibat Judol
16 Sep 2026