<h1>Deskripsi:</h1> <p>Beredar sebuah unggahan di media sosial Thread yang mengklaim bahwa terjadi kasus serangan jantung, pingsan, dan kematian yang dialami penerima vaksin Covid-19 yang beraktivitas atau berolahraga berat khususnya terjadi pada pendaki gunung dan pelari. Unggahan  tersebut beredar pada 19 Juli 2026.   </p> <h1>Penjelasan:</h1> <p>Faktanya,  klaim yang menyatakan bahwa penerima vaksin Covid-19 dapat menyebabkan kematian jika melakukan aktivitas fisik berat atau berolahraga adalah tidak benar. Dilansir dari tirto.id, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa olahraga sebelum atau setelah vaksinasi Covid-19 mengurangi efektivitas vaksin. Aktivitas fisik setelah vaksinasi dinilai aman selama orang tersebut merasa cukup sehat. Sebagian besar otoritas kesehatan seperti Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tetap menyatakan bahwa manfaat vaksin Covid-19 jauh lebih besar daripada risikonya. Vaksin ini dianggap aman secara medis dan dapat mengurangi risiko tertular virus Covid-19, sehingga mampu menjadi proteksi dari potensi komplikasi yang mungkin timbul akibat virus tersebut.</p> <h1>Link Counter : </h1> <p><a href="https://tirto.id/salah-vaksin-covid-19-sebabkan-kematian-pelari-dan-pendaki-hAHq">https://tirto.id/salah-vaksin-covid-19-sebabkan-kematian-pelari-dan-pendaki-hAHq</a></p>
[HOAKS] Vaksin Covid-19 Sebabkan Kematian Pelari dan Pendaki
07 Aug 2026